[Psikologi Anak] Suara Hati Anak Kepada Orang Tuanya



♡♡Psikologi Anak♡♡

1. Ibu/Ayah, jangan risau apa yg belum bisa kulakukan, lihatlah apa yg sudah bisa kulakukan, lihatlah lebih banyak kelebihanku......

2. Ibu/Ayah aku memang belum bisa berhitung, tapi lihatlah aku bisa beryanyi & selalu tersenyum ceria..

Baca Selengkapnya......

Puisi W.S. Rendra Terakhir Yang Religius Menjelang Kematiannya





Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Baca Selengkapnya......

Tiga Orang Bijaksana dan Sup Batu

Pada suatu hari, tiga orang tua yang bijaksana berjalan melintasi sebuah desa kecil.

Desa itu tampak miskin. Tampak dari sawah-sawah sekitarnya yang sudah tidak menghasilkan apa-apa lagi. Ya, memang telah terjadi perang di negeri itu - dan sebagai rakyat jelata - merekalah yang kena dampaknya. Macetnya distribusi pupuk, bibit, dan kesulitan-kesulitan lain membuat sawah mereka tidak mampu menghasilkan apa-apa lagi. Cuma beberapa puluh orang yang masih setia tinggal di desa itu.

Sekonyong-konyong beberapa orang mengerubuti tiga orang tua yang bijaksana itu. Dengan memijit-mijit tangan dan punggung tiga orang itu, orang-orang desa memelas dan meminta sedekah, roti, beras, atau apalah yang bisa dimakan.

Satu dari tiga orang bijaksana itu lalu bertanya kepada penduduk desa itu, “Apakah kalian tidak punya apa-apa, hingga kalian meminta-minta seperti ini ?”

Baca Selengkapnya......

Penemu Besar Yang (Tadinya) Dianggap Dungu

1. Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras.
2. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.
3. Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju.
Ketiga kalimat kebajikan di atas adalah peninggalan dari Thomas Alva Edison. Seorang ilmuwan yang lahir di Ohio, AS pada tahun 1847.

Di masa kecilnya, Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Dia hanya bertahan 3 tahun di sekolah formal, dikeluarkan dari sekolah karenadianggap dungu oleh gurunya. Akhimya, Edison diajar sendiri oleh ibunya di rumah.

Baca Selengkapnya......

Kisah Rumah Tukang Kayu

| 2 comments

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate.

Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Baca Selengkapnya......