Seni Berkomunikasi – 3

Artikel ini sambungan dari artikel Seni Berkomunikasi – 2

Melibatkan pendengar
Tujuh teknik untuk melibatkan pendengar :
1. Ciptakan suatu pembuatan kuat :
   – Masalah serius / mengharuskan pertanyaan
   – Pertanyaan yang mengejutkan
   Tambahkan rinci-rinci visual dan gerak seperti :
   – Warna
   – Aroma
   – Suhu, dll.
   Akhiri komunikasi dengan suatu kutipan yang dramatis.

2. Komunikasi dengan mata
   – Perhatikan semua pendengar Anda.
   – Taksir reaksi para pendengar : setuju, bosan, atau menarik.

3. Gerakan
   – Buatlah gerakan-gerakan dengan maksud-maksud tertentu.
   – Jangan sekali-kali menjauhi dari lawan bicara Anda terutama pada permulaan dan pada akhir komunikasi Anda.

4. Interaksi
   – Ajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mendapatkan tingkat keterlibatan yang lebih dalam.
   – Ukur reaksi lawan bicara Anda.

5. Perhatikan isi pembicaraan
   – Sebelum Anda berbicara, pertimbangkanlah apa yang hendak Anda katakan.
   – Topik harus terdiri dari rumus :
      º Apa
      º Siapa
      º Dimana
      º Kapan
      º Mengapa
      º Bagaimana

6. Humor
   – Humor diawal pembicaraan membuat lawan bicara merasa akrab, meringankan sesuatu yang berat yang mungkin tidak menarik dalam pembicaraan Anda.
   – Dapat menciptakan suatu hubungan yang baik.

7. Seni mendengar
   – Rileks
   – Biarkan pembicara berbicara tanpa interupsi
   – Beri perhatian
   – Pertahankan kontak mata
   – Perhatikan bahasa non-verbal
   – Tetap bersifat mendengar
   – Hindari menjawab sebelum lawan bicara selesai bicara.
   – Bersikap empati
   – Kendali emosi
   – Ajukan pertanyaan

Diri sendiri yang alamiah
• Cara dan temukanlah diri sendiri
• Berbuatlah sewajarnya
• Ingatlah bahwa di dunia tidak ada satu orang pun yang persis sama seperti anda.

Suara Anda
Suara Anda kerap kali yang pertama-tama membangkitkan perhatian dan kepercayaan orang/lawan bicara Anda. Suara Anda ternyata mempunyai pengaruh cukup besar pada orang lain.

Kata-kata dalam kalimat tersusun baik.
Berilah tekanan-tekanan pada bagian yang ingin Anda tonjolkan dan jangan monoton, harus ada variasi dalam nada.

kembali ke artikel Seni Berkomunikasi – 1
http://www.ocidbrass.com

2 Responses to Seni Berkomunikasi – 3

  1. bohamiksu says:

    Blog yang menarik dan bermanfaat, success ya

  2. ocid says:

    makasih mas… ditunggu sekiranya ada saran dan masukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *