Mengenal Terminal Ubuntu – 2 (Sudo, File & Directory Commands)

Sudo
sudo : Mengeksekusi Perintah dengan Hak yang Ditingkatkan
Kebanyakan perintah membutuhkan awalan perintah “sudo” jika anda akan bekerja dengan menggunakan direktori atau file yang tidak dimiliki oleh account anda. Perintah istimewa ini memberikan anda hak sementara untuk mengakses atau merubah settingan komputer anda. Jika anda menggunakan perintah ini, maka anda akan diminta untuk memasukkan password.

Perintah File & Direktori
pwd : Perintah “pwd” akan mengizinkan anda untuk mengetahui di direktori mana lokasi anda bekerja sekarang ini (pwd merupakan kependekan dari “print working directory”).
contoh : “pwd” di direktori Desktop akan ditunjukkan sebagai “~/Desktop”.
Sebagai catatan bahwa pada Gnome Terminal, informasi ini juga akan ditampilkan pada Title Bar pada jendela Terminal tersebut.

ls : Perintah “ls” akan menunjukkan file-file yang terdapat pada direktori. Dengan menggunakan beberapa option pilihan (lihat artikel “Belajar Command Line di Linux“), maka anda dapat melihat ukuran dari file-file tersebut, kapan file-file tersebut dibuat, dan jenis perizinan pada file tersebut.
contoh : “ls ~” akan menunjukkan pada anda file-file yang berada pada direktori home anda.

cd : Perintah “cd” akan mengizinkan anda untuk berpindah direktori. Ketika anda membuka Terminal, maka anda akan berada pada direktori home anda. Untuk berpindah ke direktori lain, maka anda dapat menggunakan perintah “cd“.
contoh :

  • Untuk berpindah ke direktori root, gunakan perintah “cd /
  • Untuk berpindah ke direktori home, gunakan perintah “cd” atau “cd ~
  • Untuk berpindah ke direktori satu level diatas direktori sekarang, gunakan perintah “cd ..
  • Untuk berpindah ke direktori sebelumnya (back / kembali), gunakan perintah “cd –
  • Untuk berpindah melalui beberapa level / tingkatan dengan sekali perintah, tuliskan alamat penuh direktori yang dituju.
    contoh : gunakan perintah “cd /var/www” untuk pergi langsung ke subdirektori /var/www.
    contoh lainnya, perintah “cd ~/Desktop” akan membawa anda berpindah ke subdirektori Desktop yang ada di direktori home anda.

cp : Perintah “cp” akan membuat salinan / copy dari suatu file.
contoh : “cp aku kamu” akan membuat salinan yang sama persis dari file bernama “aku” dan salinan tersebut diberi nama “kamu”. File “aku” sendiri akan tetap ada (tidak berubah).
Jika anda bermaksud menyalin sebuah direktori, maka anda harus menggunakan perintah “cp -r kami kalian” (istilah kerennya copy recursively). Ini akan menyalin direktori “kami” ke direktori baru bernama “kalian”.

mv : Perintah “mv” berguna untuk memindahkan suatu file dari suatu direktori ke direktori yang berbeda, atau juga untuk mengganti nama suatu file menjadi nama file lain yang berbeda.
contoh :
– perintah “mv saya anda” akan menjadikan file bernama “saya” dirubah menjadi file bernama “anda”
– perintah “mv saya ~/Desktop” akan memindahkan file “saya” dari direktori yang sekarang ke direktori “Desktop” tanpa merubah nama file tersebut. Anda harus menuliskan suatu file nama baru jika anda ingin merubah nama file tersebut.
tips :
– Untuk mempercepat pengetikan, anda dapat menulis “~” untuk mengganti direktori home anda.
– Jika anda menggunakan perintah “mv” bersamaan dengan perintah “sudo“, maka anda akan dapat menggunakan shortcut “~“, karena Terminal akan mengarahkan ~ menjadi direktori home anda. Namun jika anda menggunakan perintah sebagai root melalui perintah “sudo -i” atau “sudo -s“, maka ~ akan mengacu kepada direktori home milik account root, dan bukan direktori home anda.

rm : Gunakan perintah ini untuk menghapus atau men-delete suatu file di direktori anda

rmdir : Perintah “rmdir” akan men-delete suatu direktori kosong. Untuk men-delete suatu direktori beserta isinya, maka anda dapat menggunakan perintah “rm -r

mkdir : Perintah “mkdir” akan mengizinkan anda untuk membuat suatu folder / direktori baru.
contoh : “mkdir musik” akan membuat suatu direktori / folder bernama “musik”

man : Perintah “man” digunakan untuk menunjukkan manual dari suatu perintah. Cobalah misalnya “man ls” maka anda akan ditunjukkan manual untuk menggunakan perintah “ls“. Atau perintah “man man” maka anda akan ditunjukkan manual dari penggunaan perintah “man” itu sendiri.

bersambung ke artikel Mengenal Terminal Ubuntu – 3 (System Information Commands)

http://www.ocidbrass.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *