Ketika Ikatan Itu Tercabut Dengan Tiba-Tiba

Terkadang kita tidak menyadari betapa berharganya sesuatu yang kita miliki. Kita baru disadarkan saat yang kita miliki itu ternyata tercabut dari kita tanpa kita mampu untuk menariknya lagi.

Sesuatu tersebut dapat berupa barang nyata maupun barang abstrak. Apapun bentuknya, kedua jenis hal tersebut lambat laun tanpa kita sadari membentuk dan menciptakan suatu ikatan yang kuat yang terkait dengan hati kita.

Hingga tiba saatnya ketika sang pemilik hakiki meminta kembali hak-Nya. Akankah kita sadar bahwa semuanya hanya sementara?

Suatu ikatan batin ada 2 jenis ketika tercabut dari hati kita. Ada kalanya ia terlepas secara halus dan perlahan-lahan. Bahkan terlepasnya juga terkadang dengan kesadaran kita yang sesadar-sadarnya. Pelepasan seperti ini biasanya cukup mudah kita terima. Bahkan kita mungkin dengan rela dan suka hati melepaskannya.

Namun terkadang ikatan tersebut tercabut dengan tiba-tiba. Secara paksa. Dan tanpa diduga-duga. Sungguh butuh tenaga extra untuk dapat menerimanya. Seakan ada bagian tubuh kita yang hilang karenanya. Meski mungkin kita secara sadar dapat menerimanya bahwa segala sesuatu di dunia hanya bersifat sementara. Tapi jujur di dalam batin masih terasa luka akibat cabutan yang dipaksa.

Namun akhirnya semua biarlah kembali sesuai kehendak-Nya. Insya Allah, semoga waktu dapat membantu untuk melupakan dan menyembuhkan lukanya.

Tersalam sahabat sekaligus saudaraku tercinta. Yang telah memenuhi janji dari Tuhannya. Selamat jalan kawan. Teriring doaku untukmu.

Salam spesial untuk Andik.

2 Responses to Ketika Ikatan Itu Tercabut Dengan Tiba-Tiba

  1. herwin says:

    Semoga segala amal ibadah & perbuatannya diterima di sisi Allah SWT…berat menahan kesedihan ini..tp Allah lebih tahu yang terbaik untuk sahabat, dan saudaraku Andik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *