25 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Berbicara

Dalam berbicara kita harus memperhatikan kecepatan berbicara yang tepat. Bila Anda berbicara terlalu cepat, ada kemungkinan bahwa beberapa bagian penting dari pembicaraan Anda tidak tertangkap oleh pendengar. Sebaliknya bila Anda berbicara terlalu pelan, lawan bicara Anda akan mengantuk. Ada orang yang menyenangkan sekali untuk diajak berbincang-bincang. Lega rasanya berbicara dengan dia. Apa rahasianya ? Yang jelas ia mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada waktu berbicara yaitu dengan mengikuti peraturan-peraturan sebagai berikut :
1. Sikap ketika berbicara hendaknya tenang. Jangan terlalu banyak bergerak seperti mengayun-ayunkan tangan, menggoyangkan kaki dan membetulkan rambut.

2. Pandanglah orang tersebut dan dengarkan apa yang ia katakan. Sebelum mengeluarkan pendapat Anda, tunggulah hingga lawan bicara selesai mengutarakan pendapatnya. Kita harus tahu saat berbicara dan saat berdiam diri. Jangan “ngoceh” terus.

3. Jangan suka memotong pembicaraan seseorang. Jika hal ini terpaksa dilakukan, terlebih dahulu katakanlah “maaf” tetapi jangan terlalu sering memotong pembicaraan.

4. Jangan cepat memberi pendapat Anda seperti, “Tidak, saya kira Anda salah”. Pria mungkin bisa menerima hal ini, tetapi wanita tidak.

5. Jangan bertanya kepada seorang wanita terutama orang asing apakah ia sudah menikah, atau sudah mempunyai anak. Kalau sudah tentu ia akan bercerita tentang hal ini. Jangan pula menanyakan usianya.

6. Percakapan yang asyik dan selalu menarik berkisar atas tema-tema yang netral, misalnya mengenai juara olah raga, perkembangan dan berhasilnya suatu proyek, berita yang aktuil dan topik lain. Oleh karena itu sebaiknya di rumah membaca tentang hal-hal yang penting/aktuil disekitar kita.

7. Jangan melibatkan diri dalam gosip-gosip atau kabar burung. Dalam pergaulan topik-topik berbau gosip memang selalu menarik. Jangan sampai Anda melibatkan diri dalam gosip karena akan menurunkan harga diri Anda.

8. Pujian hendaknya diterima dengan senyum dan ucapan terima kasih. Jika ada orang mengatakan, “Bagus sekali baju Anda, Pantes deh!”. Karena malu jangan lalu menerima pujian tersebut dengan :”Ah, murah koq!”. Jangan menolak sebuah pujian.

9. Sangat tidak menyenangkan bila Anda menguraikan secara panjang lebar tentang kesulitan pribadi atau mengeluh tentang penyakit Anda.

10. Anda dapat mengajak lawan bicara yang mempunyai sifat pemalu dengan membuka pembicaraan tentang hobinya, keluarga atau hal-hal yang menarik.

11. Berusahalah untuk sekali-kali menceritakan hal yang lucu. Dapat Anda peroleh dari surat kabar atau majalah.

12. Jangan sekali-kali membicarakan kejelekan orang lain, misalnya kelakuannya, pakaian atau sifatnya.

13. Tidak dibenarkan untuk berbisik-bisik dengan teman dalam suatu pertemuan dimana banyak orang lain hadir. Kalaupun ada suatu berita pribadi atau rahasia yang perlu disampaikan sebaiknya kita tunggu untuk membicarakan hal ini pada kesempatan yang lain, supaya hadirin yang lain tidak merasa diasingkan.

14. Tidak perlu kita memuji serta menceritakan keberhasilan atau kekayaan keluarga kita kepada teman-teman. Hal ini akan menjemukan lawan bicara Anda.

15. Jangan berbicara tentang agama atau politik kalau Anda tahu bahwa ada tamu yang berlainan agama turut hadir. Ini riskan dan akan memancing reaksi.

16. Jika menerima hadiah, jangan tanyakan harganya. Walaupun sudah memiliki barang yang serupa, tidak perlu dikatakan.

17. Kalau melihat orang memakai baju yang baru-baru ini Anda lihat terpajang di toko atau pasar, hal ini tidak perlu diumumkan kepada orang tersebut. Cukup memujinya kalau memang bagus.

18. Jangan sekali-kali mengatakan tidak suka suatu jenis makanan yang dihidangkan nyonya rumah.

19. Kalau Anda menerima sebuah undangan adalah kewajiban Anda untuk memperlihatkan sikap penuh perhatian dan gembira. Kalau mengantuk pamitlah.

20. Lawan bicara Anda berbadan gemuk atau kurus tidak perlu diberi komentar seperti, “Aduh gemuknya sekarang”, atau “Koq kurus ?”. Hal ini tidak perlu Anda ucapkan, karena dapat mengecilkan hati dan menghilangkan rasa percaya diri lawan bicara.

21. Kalau Anda dapat bercakap-cakap dalam sebuah pertemuan selama sejam tanpa menyinggung persoalan pribadi, berarti Anda telah berhasil dengan baik.

22. Sering kita menyuruh orang untuk berbuat sesuatu tanpa mengucapkan “tolong”. Tanpa menambahkan kata “tolong” nadanya seperti memerintah. Kita lupa bahwa setiap orang pada dasarnya ingin selalu dihormati dan dihargai.

23. Kata “terima kasih” biasanya juga hanya diucapkan bila kita menerima sesuatu yang berwujud (benda). Orang sering lupa bila jasa yang diberi orang lain juga harus mendapatkan pujian dan ucapan terima kasih. Misalnya saja kepada pembantu di rumah yang telah mengerjakan sesuatu, kepada tukang parkir yang telah membukakan pintu dan sebagainya. Setiap orang akan merasa senang bila ada orang yang mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Dengan demikian ia merasa dihargai.

24. “Maaf” adalah sebuah kata yang sering berat diucapkan. Meski sekecil apapun kesalahan Anda, wajiblah Anda minta maaf.

25. Kunci sukses kita dalam pergaulan dan untuk menjadi pembicara yang baik adalah :
• Enak didengar : – Perhatikan suara Anda
• Enak dipandang : – Perhatikan kerapihan pakaian Anda
• Enak berada di dekat orang tersebut : – Jagalah dan rawatlah badan maupun gigi dengan mempergunakan deodorant dan pewangi mulut, agar teman yang diajak berbicara nyaman duduk disamping.

http://www.ocidbrass.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *